Nama : Priska Anggun Damartiasari
Proodi : S1 Gizi
YAKIN GIZIMU SEIMBANG ?
Dalam menjalani gaya hidup sehat, setiap orang dihimbau
untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Hal ini dilakukan agar kebutuhan
gizi tubuh dapat dipenuhi dalam setiap harinya. Masalahnya, tak semua orang paham
mengenai pedoman gizi seimbang yang harus dilakukan. Padahal sangat penting menjaga
keseimbangan gizi dalam tubuh.
Asupan gizi seimbang adalah
salah satu faktor penting yang berperan dalam menunjang kesehatan
seseorang. Sekadar memenuhi rasa lapar, tidaklah cukup. Saat mengonsumsi
makanan, gizi seimbang haruslah diperhatikan. Untuk memperoleh gizi seimbang, diperlukan konsumsi dari
berbagai kelompok makanan yang berbeda. Makanan tersebut adalah makanan yang terdiri dari beragam jenis
nutrisi, termasuk protein, karbohidrat, lemak, serat, mineral, dan vitamin.
Apa Itu Gizi Seimbang ?
Secara umum, gizi seimbang adalah
susunan asupan sehari - hari yang jenis dan jumlah
zat gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Pemenuhan asupan gizi juga harus
memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup yang bersih, dan mempertahankan
berat badan normal guna mencegah masalah gizi. Gizi seimbang terdiri dari
asupan yang cukup yang mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan
tubuh guna menjaga kesehatan, pertumbuhan khususnya pada anak-anak, penyimpanan zat gizi, serta
untuk melakukan aktivitas dan fungsi kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan,
di Indonesia sendiri penerapan gizi seimbang memberi perubahan ke arah yang
lebih baik, seperti prevalensi stunting yang
mengalami penurunan dari 37,2% pada tahun 2013 menjadi
30,2% pada
tahun 2018. Akan tetapi, di sisi lain angka obesitas juga mengalami
peningkatan dari 14,8% pada tahun 2013 menjadi 21,8%
pada tahun 2019. Oleh sebab itu, menjaga gizi seimbang itu sangatlah penting untuk mencegah
masalah kesehatan seperti ini.
Dalam ilmu gizi dikenal lima macam zat gizi, yaitu karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin. Secara umum fungsi dari zat-zat makanan adalah :
-Sumber energi atau tenaga. Jika fungsi ini terganggu, seseorang bisa menjadi lebih mudah lelah karena kurangnya gerak atau kurangnya giat tubuh
-Menyokong pertumbuhan badan, yaitu penambahan sel baru pada sel yang sudah ada
-Memelihara jaringan tubuh, mengganti jaringan yang rusak, seperti mengganti sel yang tampak jelas pada luka tubuh yaitu terjadinya jaringan penutup luka.
-Mengatur metabolisme dan berbagai keseimbangan dalam cairan tubuh (keseimbangan air, asam basa, dan mineral)
-Berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit sebagai antioksidan dan antibodi lainnya
Apabila tubuh tidak cukup mendapat zat-zat gizi, maka fungsi-fungsi itu
akan menderita gangguan dan hambatan, mulai dari fungsi nomor satu, dan
menjalar ke arah bahwa dalam deretan itu hingga ke arah yang lebih parah.
4 Pilar Gizi Seimbang
Prinsip gizi
seimbang terdiri dari empat pilar, yang pada dasarnya merupakan upaya untuk
menyeimbangkan antara zat gizi yang keluar dan zat gizi yang masuk, dengan
mengontrol berat badan secara teratur. Adapun empat pilar gizi seimbang
tersebut, yaitu:
-
Mengonsumsi makanan
yang beraneka ragam
Tidak ada satupun
makanan yang mengandung semua gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya, nasi
merupakan sumber utama kalori, namun rendah vitamin dan mineral. Selain itu,
sayur dan buah juga kaya akan vitamin, mineral, dan serat, namun rendah kalori
dan protein. Oleh sebab itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang
beraneka ragam. Akan tetapi, konsumsi
makanan yang beraneka ragam ini harus dalam proporsi makanan yang seimbang,
jumlah yang cukup, tidak berlebihan, dan dilakukan secara teratur.
-
Membiasakan perilaku
hidup bersih
Membiasakan
perilaku hidup bersih dapat mencegah seseorang terkena infeksi. Infeksi
merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi status gizi. Orang yang
menderita penyakit-penyakit infeksi akan mengalami penurunan nafsu makan
sehingga zat gizi yang masuk ke tubuh berkurang. Sebaliknya, ketika
terinfeksi tubuh membutuhkan lebih banyak zat gizi. Hal tersebut menunjukkan
bahwa kurang gizi dan penyakit-penyakit
infeksi memiliki keterkaitan.
-
Melakukan aktivitas
fisik
Aktivitas fisik
adalah segala macam kegiatan tubuh, termasuk olahraga yang menjadi salah satu
upaya dalam menyeimbangkan keluar dan masuknya zat gizi, terutama sumber energi
utama dalam tubuh. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat memperlancar sistem
metabolisme tubuh, tak terkecuali metabolisme zat gizi. Anda dapat melakukan
aktivitas fisik setidaknya 3 kali seminggu dengan durasi 30 menit per sesi.
-
Memantau dan
mempertahankan berat badan normal
Salah satu
indikator yang menunjukkan bahwa telah terjadi keseimbangan gizi di dalam tubuh
adalah memiliki berat badan yang normal dalam Indeks Masa Tubuh (IMT). Pemantauan berat
badan dalam pola hidup gizi seimbang dapat mencegahnya kelebihan atau kekurangan berat tubuh.
Umumnya, pola makan gizi
seimbang digambarkan sebagai piramida. Namun, kini dapat digunakan panduan
piring makan untuk memenuhi gizi seimbang. Penjelasannya :
- ½
dari piring makan, terdiri dari sayur dan buah-buahan dengan beragam jenis
dan warna
- ¼
dari piring makan, diisi dengan protein. Anda dapat memilih ikan,
ayam atau kacang-kacangan. Batasi konsumsi daging merah ataupun daging
olahan, misalnya sosis
- ¼
dari piring makan dipenuhi dengan karbohidrat dari biji-bijian
utuh, nasi coklat, gandum utuh, atau pasta. Kandungan
gula dari roti atau beras putih tergolong tinggi. Oleh karena itu,
hati-hati jika memiliki masalah dengan gula darah
- Lengkapi
dengan sedikit minyak sehat, seperti minyak zaitun,
minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak kanola. Hindari minyak yang
mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi
- Konsumsi
air putih yang cukup, namun batasi susu serta produk turunannya. Konsumsi
susu sebaiknya hanya 1-2 gelas per hari, jus sekitar satu gelas per hari,
dan hindari minuman dengan kandungan gula tinggi
10 pedoman umum gizi
seimbang
Untuk meraih gizi
seimbang, terdapat 10 pedoman umum yang harus diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari. 10 pedoman umum gizi seimbang yang dapat dengan mudah dilakukan,
yaitu:
- Cuci tangan pakai sabun dengan
air mengalir. Mencuci tangan secara teratur, terutama sebelum makan,
menjadi salah satu upaya dalam mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam
tubuh yang bisa menyebabkan penyakit.
- Biasakan
membaca label pada kemasan makanan. Penting bagi Anda untuk mengetahui
komposisi, zat gizi, label, sertifikasi, dan kadaluarsa suatu produk yang
akan dikonsumsi. Ini akan memudahkan Anda memilih asupan yang sehat, aman,
dan bergizi seimbang.
- Batasi
konsumsi asupan manis, asin, dan berlemak. Berbagai asupan tersebut dapat
meningkatkan risiko penyakit tertentu jika dikonsumsi secara berlebihan.
Oleh sebab itu, anjuran batas konsumsi gula, yaitu 4 sdm (50 gram), garam
1 sdt (5 gram), dan lemak 5 sdm (67 gram).
- Banyak
makan sayur dan buah-buahan. Anda dianjurkan mengonsumsi 2 porsi sayur,
dan 2-3 porsi buah setiap hari.
- Biasakan
mengonsumsi lauk-pauk yang berprotein tinggi.
Meski dianjurkan mengonsumsi lauk-pauk yang berprotein tinggi, namun Anda
juga harus memilih yang termasuk dalam kategori rendah lemak.
- Biasakan sarapan pagi.
Sarapan di pagi hari dapat menunjang kinerja dan aktivitas yang dilakukan
seharian. Sementara, tidak sarapan bisa mendorong Anda untuk makan secara
berlebihan di siang hari.
- Syukuri dan
nikmati aneka ragam makanan. Anda harus bersyukur karena hidup di negeri
yang kaya akan sumber makanan.
- Lakukan
aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan ideal. Lakukanlah
aktivitas fisik ringan selama 5-10 menit dan aktivitas sedang selama 30
menit setiap harinya. Ini akan membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat.
Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk berolahraga minimal
tiga kali dalam seminggu.
- Biasakan
mengonsumsi aneka ragam makanan pokok. Anda membutuhkan jenis pangan yang
beragam untuk memperoleh seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh,
seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, daging, ikan, dan lainnya.
- Biasakan
minum air putih yang cukup dan aman. Umumnya, kita direkomendasikan untuk
minum air 8-10 gelas sehari. Ini akan membantu fungsi ginjal dan mengganti
cairan tubuh yang hilang.
Meskipun pedoman gizi seimbang tersebut sangat mudah
dilakukan, namun dibutuhkan niat yang kuat pada diri sendiri. Demi hidup yang lebih sehat, hal ini sangat
penting untuk dilakukan agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya,
seperti penyakit jantung yang bisa menebabkan kemaian. Jadi, mulailah terapkan pola gizi seimbang.

Komentar
Posting Komentar