VIDEO EDITING

 Nama         : Priska Anggun Damartiasari

NIM            : 1022201017

Prodi           : S1 Gizi (Reguler)

Semester     : 1

 

VIDEO EDITING




Apa itu Video Editing ?

Proses editing adalah salah satu elemen penting di dalam sinematografi dan tidak dapat dipisahkan dari dunia broadcasting. Namun apa sebenarnya video editing itu ? Video editing adalah suatu proses memilih atau menyunting gambar dari hasil shooting dengan cara memotong gambar ke gambar (cut to cut) atau dengan menggabungkan gambar-gambar dengan menyisipkan sebuah transisi.

Dalam proses editing tidak hanya di gabungkan begitu saja antara potongan-potongan video hasil shoot, tapi ada beberapa komponen yang harus diperhatikan dalam pembuatan video editing, ada beberapa istilah yang harus diperhatikan dalam editing video yang harus diketahui oleh seorang editor yang disebut juga dengan istilah “Grammar of The Edit”.

        1. Motivasi

Motivasi pada sebuah film bertujuan untuk mengiring dan memperjelas gambar selanjutnya. Motivasi pada sebuah film berupa gambar-gambar seperti jalanan kota, gunung, laut, awan, dan sebagainya sering kali ditampilkan sebelum gambar utama (subjek/objek). Selain gambar, motivasi dapat juga dimunculkan dalam bentuk audio, misalnya : suara telepon, air, ketukan pintu, langkah kaki, dan sebagainya. Motivasi dapat juga berupa perpaduan gambar dan audio.

 2. Informasi

Informasi pada sebuah film bertujuan adalah arti dari sebuah gambar yang tampil mempunyai maksud dan tujuan atau mengimpormasikan sesuatu.

3. Komposisi

Komposisi merupakan satu aspek penting bagi editor yang bertujuan pemahaman tentang komposisi gambar yang baik/bagus. Bagus di sini artinya memenuhi standar yang sudah disepakati atau sesuai dengan Cameraworks.

       4. Continuity

Continuity pada sebuah film bertujuan untuk suatu keadaan di mana terdapat kesinambungan antara gambar satu dengan gambar sebelumnya. Sedangkan fungsi dari continuity adalah untuk menghindari adanya jumping (adegan yang terasa meloncat), baik itu pada gambar atau audio.

      5. Tittling

Semua huruf yang diperlukan untuk menambah informasi gambar. Misalnya : judul utama, nama pemeran, dan tim kreatif.

       6. Sound

Sound dalam editing dibagi menurut fungsinya, sebagai berikut :

·         Original Sound

Semua audio/suara asli subjek/objek yang diambil bersama dengan pengambilan gambar/visual.

·         Atmosfer

Semua suara latar (backsound) yang ada di sekitar subyek/obyek. Misal: suara angin berhembus, gemericik air, hiruk pikuk pasar, suara lalu lintas jalan (mobil, dll)

·         Sound Effect

Semua suara ditambahkan ketika editing, bisa merupakan suara orisinal ataupun atmosfer, misalnya: suara teriakan, gempa bumi, tabrakan mobil.

·         Music Illustration

Semua jenis bunyi-bunyian/nada, baik itu secara akustik maupun electric yang dihasilkan untuk memberi ilustrasi/kesan kepada emosi/mood penonton, misalnya: orang yang sedang menangis sebaiknya diberi musik sendu/sedih.


Jenis Shoot Kamera Video

Cara pengambilan gambar kita dengan kamera video akan sangat memberikan efek emosional tertentu pada penonton. Maka, teknik shoot, sudut pengambilan gambar, serta pergerakan kamera adalah satu dari rangkaian yang terpenting.

Berikut, kita akan membahas beberapa variasi cara pengambilan gambar (cameraworks):

    A. Gerakan Kamera

·         Pan

Yaitu gerakan kamera dengan poros horisontal ke kiri (pan left) atau ke kanan (pan right). Poros yang dimaksud disini adalah kepala tripod yang bisa bergerak, atau pergelangan tangan kita saat memegang kamera.

·         Tilt

Yaitu gerakan kamera dengan poros vertikal ke atas (tilt up) adatu kebawah (tilt down).

·         Zoom

Yaitu gerakan kamera yang menggunakan fasilitas dalam kamera, yang membuat object long shot menjadi close up (zoom in) atau membuat objeco close up menjadi long shot (zoom in).

·         Track in/ Track out

Yaitu gerakan kamera mendekati atau menjauhi object. Sedikit berbeda dengan zoom in/zoom out, gerakan kamera ini dibantu dengan menggunakan dolly (alat berda apapun yang bisa digunakan untuk menenpatkan kamera, untuk meminimalkan guncangan pada kamera (shake), bisa berupa tripod atau kereta dorong.

·         Follow Through

Yaitu gerakan kamera yang dilakukan dengan mengikuti object bergerak. Berbeda dengan panning, follow through dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan object.

 B. Sudut rekam video kamera (angel)

Merupakan deskripsi tentang karakter/komposisi frame yang akan dibuat oleh DOP (dengan melihat skrip).

·         Eye Level

Kamera ditempatkan sejajar dengan mata object. Dalam hal ini object nya adalah manusia. Jika objectnya adalah benda (atau dll), kamera ditempatkan sejajar dengan sumbu horisontal terhadap object.

·         High Angel

Kamera ditempatkan lebih tinggi dari object. Jika pengambilannya dari helikopter, teknik ini biasa disebut dengan helishoot. Jenis angel ini disebut dengan eagle eye.

·         Low Angel

Kamera ditempatkan lebih rendah dari object atau sering juga teknik ini disebut sebagai frog eye.

Software dalam Editing Video

1.      AVS Video Editor

Aplikasi ini memiliki ukuran file yang terbilang kecil. Namun, fitur yang dihadirkannya tidak kalah lengkap. Salah satu keunggulan software edit video ini adalah penggunaan teknologi video cache sehingga proses penyuntingan video Full-HD dapat berjalan lebih lancar dan cepat. Untuk melakukan penyuntingan, disediakan opsi Timeline yang akan memisahkan penyuntingan antara video, efek, teks, dan audio. Pengguna dapat melakukan trimming, pemotongan, serta penggabungan beberapa efek dan menjadikannya sebuah file video utuh. Serta terdapat lebih dari 300 efek video atau transisi.

 

2.      Sony Vegas Pro 13

Meskipun menjadi saingan untuk Adobe Premiere Pro dan Apple Final Cut Pro X yang membidik pasar untuk industri profesional, Sony ternyata masih ingin software-nya tetap nyaman digunakan untuk kalangan amatir sekalipun. Yakni dengan Timeline yang simpel, hanya dengan cara drag video yang akan disunting ke kolom Track. Nantinya Track akan terbagi menjadi video dan sound. Pengguna juga bisa menumpuk beberapa video langsung di Track yang berbeda. Video yang berada paling atas adalah video yang akan muncul. Lalu  tinggal memotong video dengan menekan S lalu menyatukannya dengan video-video lainnya.

 

3.      VirtualDub

VirtualDub merupakan aplikasi edit video gratis di PC untuk platform Windows. Software ini sangat sederhana yang bisa dikatakan sebagai video maker dan juga bisa dibilang sebagai video editor. Pasalnya, VirtualDub punya fitur untuk merekam gambar yang ada di layar komputer. Pengguna dapat menyimpan video yang telah kamu buat atau edit dengan format AVI. Tidak hanya itu fitur yang diberikan oleh VirtualDub, masih ada fitur seperti menghapus dan mengganti audio dari video yang di inginkan, bisa memberi efek blur, sharpen, embas, dan lainnya.

 

4.      Corel Video Studio

Corel Video Studio adalah software edit video terbaik yang dikembangkan oleh perusahaan ternama, Corel. Perusahaan ini bukanlah nama baru di industri perangkat lunak, mereka adalah pelopor dalam semua jenis software yang mereka buat, termasuk Video Studio Pro. Ini adalah salah satu perangkat lunak untuk editing video yang sangat canggih, namun asiknya software ini sangat mudah digunakan sehingga cocok untuk pemula.

 

5.      Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere Pro tentunya sudah tidak diragukan lagi kemampuannya. Adobe Premiere Proadalah software edit video terbaik dari yang terbaik, program video editing ini dikembangkan oleh Adobe. Program ini sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi, dan praktisi di bidangnya. Untuk pemula mungkin mengedit video menggunakan Adobe Premiere terasa sangat rumit, namun program ini sebenarnya mudah dipelajari dan dalam waktu singkat dan pengguna  dapat mencapai tingkat mahir walaupun masih pemula dan dengan latihan yang sungguh - sungguh.

Komentar